April 2011 | Uphik Lamers

Monday, April 25, 2011

Luwuk The Green CIty

 

Luwuk City

Luwuk City

Minggu, 11 Januari 2009


Geografi kota Luwuk

Wilayah Kabupaten Banggai terletak pada titik koordinat 0º30’ - 2º20’ LS serta 122º23’ - 124º20’ BT.
  • Sebelah utara berbatasan dengan Teluk Tomini
  • Sebelah timur berbatasan dengan Laut Maluku
  • Sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Banggai Kepulauan
  • Sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Tojo Una-una dan Kabupaten Morowali
Luas wilayah daratan Kabupaten Banggai 9.672,70 Km² atau sekitar 14,22 % dari luas Propinsi Sulawesi Tengah dengan luas laut 20.309,68 Km² dan memiliki garis pantai sepanjang 613,25 Km.
Kabupaten Banggai dengan ibukota Luwuk secara administratif pada tahun 2007, terdiri dari 13 kecamatan, 257 desa/kelurahan. Dari 257 desa/kelurahan tersebut 136 desa/kelurahan atau sekitar 52,92 persen terletak atau sebagian wilayahnya berbatasan langsung dengan pantai. Wilayah Kabupaten Banggai sebagian besar terdiri dari pegunungan dan perbukitan. Sedangkan dataran rendah yang ada umumnya terletak di sepanjang pesisir pantai.
Luas Wilayah, Jumlah Desa/Kelurahan Menurut Kecamatan
Kecamatan Luas
Wilayah
Jumlah
Desa/Kelurahan
(1) (2) (3)
01. Toili 982,95 26
02. Toili Barat 993,67 16
03. Batui 1.390,33 19
04. Bunta 822,69 25
05. Nuhon 1.107,00 17
06. Kintom 518,72 14
07. Luwuk 518,4 21
08. Luwuk Timur 216,3 9
09. Pagimana 1.095,78 38
10. Bualemo 862 16
11. Lamala 446,66 18
12. Masama 231,64 11
13. Balantak 486,56 27
Jumlah 9.672,70 257
Sumber : BPS, Kabupaten Banggai

Topografi

Keadaan kemiringan tanah Kabupaten Banggai dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
  • Kemiringan 0 - 2 % sekitar 12,52 % dari luas wilayah. Kondisi tanah seperti ini sangat pontesial dimanfaatkan untuk kegiatan usaha pemukiman.
  • Kemiringan 2 - 15 % sekitar 13,47 % dari luas wilayah. Potensi dimanfaatkan untuk berbagai jenis usaha, namun diperlukan usaha konservasi tanah dan air.
  • Kemiringan 15 - 40 % sekitar 37,26 % dari luas wilayah. Penggunaan tanah kemiringan ini cukup rawan dan tidak layak untuk budidaya tanaman kondisi pertanian sebaliknya tanaman yang dipilih sekaligus berfungsi konservasi.
  • Kemiringan di atas 40 % sekitar 36,75 % dari luas wilayah. Sangat potensial terkena erosi, hanya layak dimanfaatkan untuk kawasan hutan lindung.

Geologi

Jenis Batuan di Kabupaten Banggai terdiri atas batuan kompleks ofiolit berumur mesozoikum, batuan sedimen berumur tersier, batuan terumbu koral terangkat, dan endapan aluvial muda.
Jenis tanah didominasi oleh jenis litolit (32,25 %) dan podsolik (35,03 %).

Hidrologi

Kabupaten Banggai merupakan daerah yang kaya akan sumber daya air, terdapat 9 sungai besar dan anak sungainya melalui hampir seluruh wilayah. Sembilan sungai besar dan panjang sungainya yaitu Sungai Balingara (142,50 Km), Sungai Bunta (121, 50 Km), Sungai Lobu (107,25 Km), Sungai Mentawa (142,50 Km), Sungai Minahaki (392,50 Km), sungai Sinorang (142,00 Km), Sungai Kalumbangan (55,25 Km), dan Sungai Kintom (21,50 Km).

Saturday, April 23, 2011

Pengenalan Dasar Bahasa Pemograman C++

 
Bahasa C++ didasarkan atas bahasa C sehingga kita dapat melakukan kompilasi program-program yang di tulis dengan bahasa C dengan kompiler C++. Keistimewaan dari bahasa C++ adalah mendukung pemrograman berarah objek atau yang sering kita kenal dengan istilah Object Oriented programming (OOP). Bahasa C dan C++ merupakan bahasa yang sangat populer dalam dunia pengembangan perangkat lunak. Kedua bahasa pemrograman ini digolongkan kedalam bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level language). Setiap program yang di tulis dalam bahasa C atau C++ pasti akan mempunyai 1 fungsi utama dengan nama main(). Selanjutnya jika kita ingin mendefenisikan fungsi-fungsi lain maka kita akan melakukannya diluar fungsi utama tersebut. Dalam bahasa C++ kode yang dibaca adalah kode kode yang terdapat pada fungsi utama tapi jika ada pemanggilan fungsi lain program akan mencari fungsi tersebut untuk dieksekusi kemudian program akan kembali ke fungsi utama, begitulah seterusnya. Untuk memahami struktur dari bahasa C++ coba kamu perhatikan contoh program sederhana di bawah ini:
Contoh program C++ :
1
//program02.cpp
2
#include <iostream.h>

3
void main()
4
{

5
      cout<<"Hai. Selamat belajar C++";
6
}
Program diatas dapat kita simpan dengan nama “program02.cpp“.

Fungsi main()
Program C++ tidak dapat dipisahkan dari fungsi karena fungsi adalah salah satu dasar penyusun blok pada C++. Sebuah program C++ minimal mengandung sebuah fungsi yaitu fungsi main().
Fungsi ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi. Dimulai dari tanda { sampai dengan } disebut tubuh fungsi, atau semua yang terletak didalam tanda {} disebut blok. Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Kata void yang mendahului main() dipakai untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak mempunyai nilai balik (return value). Di dalam tanda {} bisa terkandung sejumlah unit yang disebut pernyataan (statement).

Pernyataan
Perhatikan baris kode dibawah ini :
1
cout<<“Hai. Selamat belajar C++”;
Baris tersebut merupakan sebuah pernyataan yang digunakan untuk menampilkan tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda ke layar. Tulisan yang terletak pada sepasang tanda petik ganda disebut string. Setiap pernyataan harus diakhiri dengan tanda titik koma (;).

Mengenal cout
Pengenal cout merupakan sebuah obyek yang disediakan oleh C++ untuk mengarahkan data ke standard output (normalnya layar). Tanda << merupakan operator yang disebut operator “penyisipan / peletakan”.
1
cout<<“Hai. Selamat belajar C++”;
Operator ini mengarahkan operand (data) yang di sebelah kanannya ke obyek yang dikirinya. Pada contoh diatas, string “Hai. Selamat belajar C++” diarahkan ke cout yang memberikan hasil berupa tampilan string tersebut ke layar.

#include <iostream.h>
Baris tersebut bukanlah sebuah pernyataan, itulah sebabnya tidak diakhiri dengan tanda titik koma. Baris tersebut menginstruksikan kepada kompiler untuk menyisipkan file lain (iostream.h) saat program dikompilasi. File-file berakhiran .h disebut file header, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi seperti fungsi, variabel, dll.
Pada contoh, file iostream.h perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Karena file iostream.h berisi deklarasi yang diperlukan oleh cout dan berbagai obyek yang berhubungan dengan masukan dan keluaran pada stream.

clrscr()
Pernyataan clrscr() digunakan untuk membersihkan layar. Jika menggunakan pernyataan tersebut, maka baris berikut perlu disertakan :
1
#include <conio.h>
Contoh penggunaan clrscr() :
1
//program03.cpp
2
#include <iostream.h>

3
#include <conio.h>
4


5
void main()
6
{

7
    clrscr();
8
    cout<<"Hai. Selamat belajar C++";

9
}

Gaya Penulisan Program
C++ memberikan keleluasaan kepada pemrogram untuk dalam menuliskan bentuk atau gaya program. Contoh :
1
//program04.cpp
2
#include <iostream.h>

3
#include <conio.h>
4


5
void main() { clrscr(); cout<<"Hai. Selamat belajar C++"; }


Komentar
Komentar merupakan bagian penting dalam suatu program.
Komentar dapat berupa :
Tujuan / fungsi program
Saat program dibuat atau direvisi
Keterangan-keterangan lain tentang kegunaan sejumlah pernyataan dalam program.
Pada C++ komentar diawali dengan dua tanda garis miring (//). Ini digunakan untuk komentar pada satu baris. Selain itu, komentar dapat juga diawali dengan tanda /* dan diakhiri dengan tanda */. Ini digunakan untuk komentar yang terdiri dari beberapa baris.
1
//contoh komentar
2
//ini adalah komentar

3

4
/*ini merupakan contoh komentar

5
yang bisa digunakan untuk beberapa baris
6
ini akhir komentar*/
 

Tugas Praktikum 3 Bahasa C++

 
TUGAS 3

1.    Diketahui variabel – variabel sebagai berikut :
var_bulat =  32767;
var_pecahan= 339.2345678f;
var_pecahan= 3.4567e+40;
var_karakter= ‘S’ ;
    Buat program untuk menampilkan semua variabel

   #include<stdio.h>
   #include<conio.h>
   main()
   {

     clrscr();
     printf("var_bulat    = %d\n", 32767);
     printf("var_pecahan1 = %12.7f\n", 339.2345678);
     printf("var_pecahan2 = %10.4e\n", 3.4567e+40);
     printf("var_karakter = %c\n", 'S');
     getch();
  }



2.    Diketahui variabel – variabel sebagai berikut:
int a = 12, b = 2, c= 3, d = 4;
Buat program untuk mencetak hasil :
 a % b
 a – c
 a + b
 a / d
 a/d * d + a % d
 a % d / d * a – c

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
 clrscr();
 int a,b,c,d;
 a=12;
 b=2 ;
 c=3 ;
 d=4 ;
 int hasil1,hasil2,hasil3,hasil4,hasil5,hasil6;
 hasil1=a%b;
 hasil2=a-c;
 hasil3=a+b;
 hasil4=a/d;
 hasil5=a/d*d+a%d;
 hasil6=a%d/d*a-c;
 printf("hasil bagi        = %d\n",hasil1);
 printf("hasil pengurangan = %d\n", hasil2);
 printf("hasil penjumlahan = %d\n", hasil3);
 printf("hasil pembagian   = %d\n", hasil4);
 printf("hasil gabungan 1  = %d\n", hasil5);
 printf("hasil gabungan 2  = %d\n", hasil6);

 getch();
}


3.    Buatlah program untuk menghitung Diskriminan dari sebuah persamaan kuadrat dengan niali a,b dan c yang diinputkan

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
 clrscr();
 int a,b,c,d;
 printf("masukan nilai a : ");
 scanf("%d",&a);
 printf("masukan nilai b : ");
 scanf("%d",&b);
 printf("masukan nilai c : ");
 scanf("%d",&c);
 d=b*b-4*a*c;
 printf("Nilai diskriminan = %d\n",d);
 getch();
}


4.    Kerjakan soal  no 2 dan 3 dengan mengubah tipe datanya float

     a) #include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
     clrscr();
     float c,f,g,h,i,j;
     int a,b,d,e;
     a= 12;
     b= 2;
     c= 3;
     d= 4;
     e=a%b;
     f=a-c;
     g=a+b;
     h=a/d;
     i=a/d*d+a%d;
     j=a%d/d*a-c;

     printf("hasil bagi        = %d\n", e);
     printf("hasil pengurangan = %4.2f\n", f);
     printf("hasil penjumlahan = %4.2f\n", g);
     printf("hasil pembagian   = %4.2f\n", h);
     printf("hasil gabungan 1  = %4.2f\n", i);
     printf("hasil gabungan 2  = %4.2f\n", j);
     getch();
}




b) #include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
        clrscr();
       float a,b,c,d;
   printf("masukan nilai a : ");
        scanf("%f",&a);
        printf("masukan nilai b : ");
        scanf("%f",&b);
        printf("masukan nilai c : ");
        scanf("%f",&c);
       d=b*b-4*a*c;
       printf("Nilai diskriminan = %4.2f\n",d);
       getch();
}

Tugas Praktikum 2 Bahasa C++

 
TUGAS 2
1.    Mencetak kalimat “Hello World!” dalam satu baris
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
     Printf(“Hello World !”);
     getch();
}

2.    Mencetak kalimat beberapa baris, dengan tampilan sbb:
Hello…
..oh my
…when do I stop?
1
..2
…3

#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
     printf(“Hello…\n”);
     printf(“..oh my\n”);
     printf(“…when do i stop?\n”);
     printf(“1 \n..2\n…3”);
     getch();
}


3.    Menghitung penjumlahan 1024 + 4096 dan mencetak hasilnya
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
     clrscr();
     int jumlah;
     jumlah=1024 + 4096;
     printf(“menghitung  penjumlahan 1064 + 4096 ?\n);
     printf(“hasil penjumlahannya adalah : %d\n,jumlah);
     getch();
}


 4.    Mengisi nilai 2 variabel int, menjumlahkan kedua isi variable tersebut dan mencetak hasilnya
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
     clrscr;
      int bil1,bil2,hasil;
     printf(“masukan variabel 1 : “);
     scanf(“%d”,&bil1);
     printf(“masukan variabel 2 :”);
     scanf(“%d,&bil2);
     hasil=bil1+bil2;
     printf(“hasil penjumlahan = %d\n,hasil);
     getch();
}


5.    Mengisi nilai sebuah variabel float, mengalikan isi variabel tersebut dengan 50 dan mencetak hasilnya
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
     clrscr();
     float bil, hasil;
     printf(“masukan sebuah variabel : “)
     scanf(“%f”,&bil);
     hasil=bil*50;
     printf(hasil perkalian dengan bilangan 50 = %4.2f\n”,hasil);
     getch();
}


6.    Menampilkan nilai sebuah bilangan float dengan tanpa menentukan format  (default)
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
     clrscr();
     float bil,tanpa;
     printf(“masukan sebuah bilangan : “);
     scanf(“%f”,&bil);
     tanpa=bil;
     printf(“tampilan bilangan tanpa format= %f\n,tanpa);
     getch();
}

7.    Menampilkan nilai sebuah bilangan float dengan format : lebar medan 10 digit dan 2 digit dibelakang koma
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
     clrscr();
     printf(“masukan sebuah bilangan : “);
     scanf(“%f”,&bil);
     format=bil;
     printf(“tampilan bilangan dengan format= %10.2f\n”,format);
     getch();
}


8.    Menerima masukan dengan format int dan char kemudian menampilkan kembali dengan format yang sesuai
    (kayaknya no.8 sama dengan no.4)kalo tidak salah sih..:)

Tugas Praktikum 1 Bahasa C++

 
TUGAS 1
1.    Menjumlahkan 2 buah bilangan dan mencetak hasilnya
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
     main()
{
     clrscr ();
     int nilai1, nilai2, tambah;
     cout<<”masukan nilai 1 :  “ ;
     cin>>nilai1 ;
     cout<<”masukan nilai 2 : “ ;
     cin>>nilai2 ;
     tambah= nilai1 + nilai2 ;
     cout<<”hasil penjumlahan : “ << tambah << endl ;
     getch () ;
}

2.    Mengalikan 2 buah bilangan dan mencetak hasilnya
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
     main()
{
     clrscr ();
     int bil1, bil2, kali ;
     cout<<”masukan bilangan 1 :  “ ;
     cin>>bil1 ;
     cout<<”masukan bilangan 2 : “ ;
     cin>>bil2 ;
     tambah= bil1* bil2 ;
     cout<<”hasil penjumlahan : “ << kali << endl ;
     getch () ;
}

3.    Memberikan opsi penjumlahan dan mengalikan hasilnya
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
     main()
{
 int pilih
 float bil1, bil2, hasil;
     clrscr();
     cout<<"   Masukkan pilihan :"<<endl;
     cout<<"     1. Penjumlahan"<<endl;
 cout<<"     2. Perkalian"<<endl;
     cout<<"     3. Keluar"<<endl<<endl;
     cout<<"     Pilihan [1,2,3] : ";
     cin>>pilih;
    switch(pilih)
     {
      case 1:{
               clrscr();
               cout<<"Masukkan bilangan 1 : ";
               cin>>bil1;
               cout<<endl<<"Masukkan bilangan 2 : ";
               cin>>bil2;
               hasil=bil1+bil2;
               cout<<"Hasil penjumlahan  : "<<hasil<<endl;
               break;
    case 2:{
              clrscr();
              cout<<"Masukkan bilangan 1 : ";
              cin>>bil1;
              cout<<endl<<"Masukkan bilangan 2 : ";
              cin>>bil2;
              hasil=bil1*bil2;
              cout<<"Hasil perkalian  :"<<hasil<<endl;
    case 3:{
              clrscr();
              cout<<”Terima kasih telah mencoba program ini”;
              break;
              }
   }
    getch();
}


4.    Menghitung luas lingkaran dan menampilkan hasilnya
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#define phi 3.14
     main()
{
     clrscr();
     float r, luas ;
     cout<<”masukan nilai jari-jarinya  : “ ;
     cin>>r;
     luas=phi*r*r ;
     cout<<luas lingkaran : “ << luas << endl;
     getch();
}

5.    Mengecek bilangan diantara 2 bilangan masukan, apakah sama ataukah lebih besar salah satunya, dan tampilkan hasilnya
#include <iostream.h>
#include<conio.h>
     main()
{
     clrscr() ;
     int a, b ;
     cout<<”masukan bilangan 1 : “ ;
     cin>>a;
     cout<<”masukan bilangan 2 : “ ;
     cin>>b;
          if(a>b)
          cout<<”hasilnya adalah : angka “<<a<<” lebih besar dari angka “<<b<< endl;
          else if (a<b)
          cout<<”hasilnya adalah : angka “<<a<< “lebih kecil dari angka “<<b<< endl;
          else
          cout<<”hasilnya adalah : angka<<a< “sama dengan angka “<<b<< endl;
      getch();
   }

6.    Menghitung sigma (akumulasi) dari bilangan 1 sampai n, dan menampilkan hasilnya Ʃ I = 1+2+3…+n
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
     main()
{
     clrscr ();
     float n. hasil ;
     cout<<”masukan bilangan n : “;
     cin>>n ;
          hasil=(n\2)*(1+n);
          cout<<”hasil hitungan : “ << hasil << endl ;
          getch();
}